Postingan

Welcome D (JUN)

Gambar
Juni, pulanglah kepadaku. Katakan semua baik - baik saja. Aku sudah terlalu jatuh untuk menenangkan rasa rindu. Aku tertatih, aduh apasih alay,tertatih meyakinkan diri bahwa kamu tak benar-benar pergi ataupun kamu benar - benar pergi. Jangan terlambat pulang, aku takut tak akan sanggup untuk melaluinya sendiri. Namun, katamu rinduku akan terobati jika aku makan yang enak dan banyak. Disaat itu aku mulai ketawa lebar, meyakinkan diri bahwa kamu memang belum sepenuhnya ingin pergi.  Aku hanya takut tersesat disaat kita telah benar - benar pergi.

Lihat Saja Waktunya Nanti

Waktu.... Hari ini, esok ataupun kemarin. Ini bukan perkara perasaan yang perlu kamu ragukan, tapi ini hanya tentang logika yang harus dijalankan. Aku harus menyeimbangkan antara pekerjaan, dengan segala yang harus kucapai. Hari ini adalah proses pencapain dari beberapa bulan kemarin , dimana aku disibukkan oleh pekerjaan. Inginku bersantai sepertimu, mengirim pesan yang tak kunjung jelas dengan tuduhan yang belum tentu kebenarannya. Alhamdulillah Tuhan kita Maha Baik. Sehingga kita semua masih diamankan oleh - Nya. Keyakinan kita sama, namun sikap dan cara kita mengatasi masalah sangat berbeda. Selamat berekspresi untuk masa depan masing - masing. Lihat Saja Waktunya Nanti Hidup nyatanya baik - baik saja tanpa harus ada kamu, bahkan bisa menjadi lebih baik dari hal - hal yang pernah aku jalani di masa lalu. Aku merasa demikian. MUNGKIN, mengacuhkan adalah suatu jalan panjang yang harus kita tempuh sendiri, dan menuduh orang dengan bukti yang belum tentu benar adala...

Teruntuk Februari Telah Singgah

Dulu teman sekarang sayang Dulu musuh sekarang sayang Dulu menjelekkan sekarang sayang Kita memulai semua ini dengan baik-baik Entah dari raasa iba yang kemudian cinta  Entah dari kagum yang kemudian cinta Entah dari rasa yang tak pernah diundang Kalau kata temen aku, yang penting saling bahagia apa kata orang lewat aja..... Masih RAGU ! Ungkapkan keraguanmu ke dia, setelah itu tunggu jawabnya.  SUDAH ! TAPI MASIH MERAGU , namun aku bahagia dengan alasan dengan logikanya. Ya sudah, cukup kamu percayain apa yang di bilangkan, sepertinya dia juga tahu kalau kamu bukan tipe wanita yang seharusnya disakiti.  Dengan perasaan bahagia dan juga rona merah dipipi aku terima semua kaliamat fantasi  Kalimat fantasi dimana keduanya akhirnya memunyai harapan yang sama Saling percaya adalah modal aku untuk menjalani keadaannya untukmu yang jauh disana Harapan untuk ingin dijaga dan dipertahankan Baik olehmu teruntuk ku  Baik okehku teru...

Front line is God

Memiliki hati yang tentram damai dan tidak penuh dengan kecurigaan masalah serta prasangka yang buruk adalah dambaan kita semua. Bahagia banget deh rasanya, manakala hati bisa memilih rajin beristighfar, berdzikir, dan tawadu' untuk beribadah kepada Tuhan. Berserah untuk lebih pasrah akan usaha, apalagi terkait dengan Jodoh. Perbincangan yang kiat tidak akan pernah habis - habisnya apabila terus dibahas dalam polemik kehidupan asmara. hihihhi

"Konsep" ~ Let it Flow is the best so far ~

Mungkin ini masalah pelik yang tidak harus disentuh bagi kalayak usia rawan pernikahan.  Kita cukup ingat bahwa, cinta akan selalu datang dalam dua bentuk yang tak terpisahkan.  Eyaaakkkk.... Cinta datang sebagai anugerah sekaligus ujian, anugerah bahwa kita masih memiliki hati dan rasa, serta ujian untuk selalu melibatkan dan memprioritaskan Tuhan selalu di garis depan.  Ketika dengan sengaja ialah yang memutuskan untuk menunggu kita, maka disitulah akan dengan sangat tabah ia menunggu. Namun, bila kita tak kunjung ditemui walinya, keadaan ini akan sering diserang keresahan. Terlebih jika Ayah dan Ibu menginginkan anaknya lekas menikah. Kapan ia benar – benar datang ? ia akan datang diusia yang sudah hampir masuk dan rawan kata pernikahan mungkin bagi seorang wanita adalah usia 24-25 tahun. Sudah pelik sangat jika seorang wanita sudah berusia 25 tahun, namun belum ada calon yang bener - bener ia putuskan, atau memang belum ada lelaki yang bener dan sungguh berin...

Jadi Begini !

OK ! November dihari akhir, aku teringat padamu. Padamu bloggerku, yang entah sudah tak terawat, Emang sebelumnya terawat?  Etttaa... Enggak juga sih.  Hanya saja dulu sempet punya keinginan, setiap bulan setidaknya menulis beberapa kata untuk publikasi buat nambah-nambah tulisan di blogger.  Bingung juga, kalau hanya keingat belum posting pada akhir bulan, mana liat draft udah habis stock buat publikasi. Mungkin, kalau aku pekerja, aku keingat kamu seperti menyelesaikan LPJ akhir program kali ya. OK, yang kuingat dalam akhir bulan ini adalah "CERIA".  Terima kasih untuk semua manusia dimuka bumi ini, yang telah membuat hidupku asyik. "Alhamdulillahirobbil'alamiin" Terima kasih kalian telah memberiku banyak arti kata "tahu" . Hay, seseorang diluar yang sedang berlomba untuk berbuat baik. Selamat ya, semoga kebaikan menjadi amal ibadah dunia akhirat. Meskipun hanya menjumpai seseorang dijalan untuk berkata "Ibu, standart n...

Berteman dengan luka

Hay, biarkan aku mengganggumu ! Jika tidak bisakah kau menggangguku ?  Klasik banget, mari kita ikuti aturan umumnya. Sebelum ada ikatan, sebelum janur kuning melengkung, sebelum lagu tenda biru ternyanyikan di nikahan.  Lelaki dan perempuan di dunia ini masih milik umum bukan ?  Siapa yang berhasil membelinya dengan ketentuaan menurut masing - masing individu disitulah letak kemenangan yang HQQ ! Gak etis banget sih ya , kalimat membeli. Dikira barang apa euy, Emh anggap saja begitu.  Her french kiss ! Apa yang tersirat di pikiran kalian terkait dengan kata itu ?? Oke silakan dijawab sendiri" Perempuan yang pernah menyatakan bahwa curahan hati hanya untuk orang - orang yang lemah, sungguh merekalah yang sebenarnya lemah. Biarkan seorang perempuan bercerita tentang cinta pertamanya kepadamu. Anggap saja dia memang seorang perempuan yang sedang membutuhkan mirror yang sedang ia gemari. Jangan salahkan mereka, jangan  sekali menci...